You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kebalanpelang
Kebalanpelang

Kec. Babat, Kab. Lamongan, Provinsi Jawa Timur

KEBALANPELANG HEBAT BERMARTABAT PEMERINTAH ADIL, RAKYAT MAKMUR SEJAHTERA " KEBALANPELANG HEBAT BERMARTABAT "

Peningkatan kapasitas Kader Posyandu Tahun 2025

ABDUR ROMADLONI 20 Januari 2026 Dibaca 11 Kali
Peningkatan kapasitas Kader Posyandu Tahun 2025

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, Desa Kebalanpelang Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu Tahun 2025

KEBALANPELANG BABAT LAMONGAN – Pemerintah Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di tahun 2025. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui program peningkatan kapasitas dan jumlah kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di seluruh wilayah desa.

Sepanjang tahun 2025, Desa Kebalanpelang mencatatkan pertumbuhan signifikan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas tenaga kader. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap transformasi kesehatan nasional yang menekankan pada penguatan layanan primer dan pencegahan stunting (tengkes) sejak dini.

Fokus pada Digitalisasi dan Kompetensi

Peningkatan kader tahun ini tidak hanya sebatas penambahan personel, tetapi juga pembekalan keterampilan teknis. Para kader kini dilatih untuk mahir menggunakan aplikasi pencatatan digital guna memastikan data tumbuh kembang balita dan kesehatan lansia terinput secara real-time ke sistem kesehatan pusat.

Kepala Desa Kebalanpelang menyatakan bahwa investasi pada kader Posyandu adalah investasi masa depan. "Kader adalah ujung tombak kami di lapangan. Dengan peningkatan kapasitas ini, kami berharap pelayanan kepada ibu hamil, balita, dan lansia di Kebalanpelang menjadi lebih presisi dan responsif," ujarnya.

Integrasi Layanan Primer (ILP)

Pada tahun 2025 ini, Posyandu di Desa Kebalanpelang juga mulai menerapkan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP). Dengan konsep ini, kader tidak hanya melayani kelompok umur tertentu, tetapi mencakup seluruh siklus hidup masyarakat. Hal ini menuntut kader untuk memiliki pengetahuan yang lebih luas, mulai dari gizi remaja hingga deteksi dini penyakit tidak menular pada usia produktif.

Apresiasi dan Insentif

Sebagai bentuk dukungan terhadap dedikasi para kader, Pemerintah Desa Kebalanpelang melalui Dana Desa 2025 juga mengalokasikan peningkatan insentif serta penyediaan sarana prasarana Posyandu yang lebih modern, seperti alat ukur digital (antropometri) yang terstandarisasi Kemenkes.

Dengan adanya penguatan kader ini, angka partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu di Desa Kebalanpelang dilaporkan meningkat tajam. Masyarakat merasa lebih percaya diri untuk memeriksakan kesehatan karena kualitas pelayanan yang diberikan oleh para kader kini jauh lebih profesional dan informatif.

Diharapkan melalui konsistensi program ini, Desa Kebalanpelang dapat menjadi desa percontohan dalam penanganan kesehatan masyarakat dan percepatan penurunan angka stunting di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image